Kamis, 18 Oktober 2018

5 Hal Terkait Pengisian Data saat Mengajukan Pinjaman Tunaiku

Pinjaman tanpa agunan selalu terbuka seluas-luasnya untuk siapa pun yang membutuhkannya. Asalkan memenuhi persyaratan, seperti KTP, batasan usia, penghasilan bulanan, dan sebagainya. Kadangkala dalam pengisian data di formulir Tunaiku ada hal yang perlu dipahami lebih lanjut. Hal-hal tersebut bisa Anda simak lewat uraian berikut ini.


1. Tentang Kolom Kode Referral
Pada kolom ini boleh diisi, boleh juga tidak. Tergantung kondisi yang membuat Anda berkeinginan untuk mengajukan pinjaman ke Tunaiku Amar Bank. Apakah karena desakan diri sendiri atau ditawari salah satu agen referral Tunaiku. Jika karena keinginan pribadi, tidak perlu tulis. Toh Anda tidak tahu kode referral-nya apa.

Setiap nasabah dari Tunaiku memiliki kesempatan yang sama jika ingin jadi agen referral. Begitu dana cair, Anda pun bisa jadi agen referral. Caranya daftarkan kembali akun Anda sebagai agen di situs resmi Tunaiku atau website. Setelah itu, promosikan kode referral milik Anda ke calon nasabah untuk mendapatkan keuntungan setiap pengajuan yang diterima.

2. Tentang Kolom Biaya Rumah
Mungkin di antara Anda ada yang bertanya-tanya soal kolom ini. Apakah kolom ini wajib diisi? Ya. Kolom biaya rumah itu bukan berarti biaya pembuatan rumah, harga jual rumah, dan sebagainya. Kalau itu sih masuknya pada agunan atau jaminan. Sedangkan Tunaiku 100% merupakan pinjaman online tanpa agunan/jaminan sama sekali.

Maksud dari kolom biaya rumah adalah jumlah dana keseluruhan yang Anda keluarkan setiap bulannya. Tentu akan sulit jika selama ini Anda belum terbiasa membuat anggaran atau jurnal pengeluaran tiap bulan. Namun masih bisa disiasati dengan cara mengingat-ingat penghasilan per bulan. Biasanya sih langsung ketahuan berapa jumlah pengeluarannya.

3. Tentang Kolom Data Referensi Pribadi
Berhubung Tunaiku berstatus sebagai penyedia pinjaman tanpa agunan, maka jaminannya hanya kebenaran data yang Anda berikan. Pada kolom ini, Tunaiku hanya meminta data salah satu orang terdekat Anda. Tujuannya untuk mengecek apakah Anda jujur atau berbohong. Itu pun dengan syarat bukan orang yang tinggal satu rumah.

Tentu bukan tetangga sehari-hari, melainkan saudara yang tidak serumah saja. Soalnya kalau seseorang itu dari dalam rumah sendiri, dikhawatirkan persekongkolan terjadi. Dengan jalan saudara Anda, jaminan atas kebenaran data jadi lebih kuat. Siapa sih yang mau menyembunyikan kebenaran data saudaranya ? Tidak ada untungnya.

4. Jika Belum Punya KTP dan NPWP
KTP merupakan syarat wajib untuk mendapatkan B dari Tunaiku. Lantas, apakah jika belum punya KTP tidak boleh pinjam ? Tentu saja boleh. Asalkan Anda sudah berusia minimal 21 tahun. Mungkin saat pengajuan pinjaman, status KTP Anda hilang ataupun kehabisan blangko. Caranya dengan memberikan surat keterangan dari kelurahan.

Cukup berikan versi fotonya saja dengan resolusi yang jernih agar tidak terindikasi manipulasi. Apabila Anda belum punya NPWP, tetap bisa mengajukan pinjaman. Soalnya Tunaiku tidak pilih-pilih dalam memberikan pinjaman pada siapa pun. Asalkan memiliki penghasilan rutin per bulan minimal 2 juta Rupiah.

5. Tentang Keluhan Lebih Lanjut di Tunaiku
Setelah mengisi data lengkap dan meng-klik “kirim formulir”, mungkin ada hal lain yang mengganjal hati Anda. Jangan ragu untuk menghubungi call center Tunaiku Amar Bank. Bisa lewat telepon, e-mail, maupun pesan di halaman Facebook Tanya Tunaiku. Pasti dibalas oleh pegawai dari Tunaiku yang memegang posisi tersebut.

Pada dasarnya, proses pengajuan pinjaman tanpa agunan di Tunaiku sangat sederhana dan ringkas. Tidak sampai 10 menit, jika lancar, pengisian data pun selesai. Akan tetapi, jika belum mengetahui tentang tata-cara mengajukan pinjaman, bisa lebih lama dari itu. Maka, sebaiknya Anda pahami dulu hal-hal di atas untuk mempermudah proses pengajuan.
Read more